Menikah Usia Muda

Pertanyaan:

Assalamu’alaikum warohmatulloh,
Continue reading

Bila Suami Tak Mau Berbagi

Betapa resah hati seorang istri, ketika melihat suaminya tiba-tiba bermuram hati, kehilangan semangat, dan uring-uringan. Ketika ditanya, “ada apa”, tak ada penjelasan yang keluar dari lisannya. Sungguh membingungkan.

HADAPI DENGAN TENANG

Jika kebetulan Anda memiliki suami yang berkepribadian introvert atau tertutup, mungkin Anda akan sering mengalami hal seperti di atas. Resah, karena melihat suami gundah, dan Anda tak tahu penyebabnya. Untuk menghadapi suami dalam kondisi seperti itu, hal utama yang harus Anda miliki adalah ketenangan. Meskipun dalam hati Anda ikut resah dan bingung, namun tetaplah berusaha untuk bersikap tenang di

hadapan suami. Hadapi dia dengan muka yang cerah, serta tutur kata

yang santun dan lemah lembut. Hal itu akan membuatnya lebih nyaman. Bila ia melihat Anda tampak bersungut-sungut dan malah sewot, tentu hal itu akan menambah kegusarannya, dan berpengaruh buruk terhadap emosinya.

Kalau Anda sudah mengetahui dia bertipe introvert, maka jangan terburu-buru untuk menanyakan apa masalahnya. Dalam keadaan suntuk, dia lebih suka memendam sendiri masalah yang dihadapinya. Sebaiknya, Anda berusaha menghiburnya dengan berusaha menciptakan suasana riang dan nyaman di rumah. Misalnya dengan mengajak suami dan anak-anak minum teh hangat bersama-sama, sambil menikmati camilan kesukaan mereka. Dalam kesempatan tersebut,Anda bisa bercerita masalah-masalah ringan sehari-hari, misalnya tentang perkembangan si kecil atau kelucuan dan kepintarannya pada hari itu. Setidaknya, Anda bisa membuatnya rileks sejenak untuk melupakan masalahnya.

PANCING PEMBICARAAN

Bila kadar kegelisahan suami mulai menurun, Anda pun bisa mulai mengajaknya bicara dari hati ke hati. Tapi, akan lebih baik, jika Anda tidak menanyakan masalahnya secara langsung. Anda bisa memancing pembicaraan menuju ke arah yang Anda kehendaki, namun usahakan jangan sampai menyinggung perasaannya.
Carilah waktu yang tepat untuk hal itu. Misalnya, di saat istirahat, tawarkan padanya untuk Anda pijat badannya. Sambil memijat, coba tanyakan kesehatannya, misalnya, “Pusing ya Mas? Sepertinya Mas lagi nggak sehat hari ini.”

Pertanyaan seperti di atas, bisa memancing suami menceritakan masalah yang dihadapinya. Misalnya suami akan menjawab, “Iya nih pusing. Lagi ada masalah di kantor.” Nah, jika suami menjawab demikian, Anda bisa melanjutkan dengan pertanyaan, “Memangnya ada masalah apa di kantor?” Dalam kesempatan itu, mungkin suami akan mau menjelaskan masalahnya. Namun, jika ia belum mau menjelaskannya, maka sebaiknya Anda bersabar. Tak perlu memaksanya, jika ia memang masih ingin menyimpannya sendiri.

BERBAGI: BUKAN MEMBEBANI, TAPI MENGHARGAI

Dalam hidup berumah tangga, sangat perlu dibangun hubungan keakraban antara suami istri. Rumah tangga akan lebih harmonis, bila di antara suami istri bisa menempatkan diri sebagai kekasih sekaligus sahabat bagi pasangannya. Nah, untuk membangun hubungan keakraban itu, sering-seringlah mengobrol dengan suami, mulai dari hal-hal yang ringan hingga masalah serius. Jika suami enggan memulai, maka istri harus berusaha memulai pembicaraan.


Sekali waktu, ajaklah suami berduaan untuk berbicara dari hati ke hati. Jelaskan padanya tentang pentingnya keterbukaan dalam rumah tangga. Yakinkan dia, bahwa Anda sangat mencintainya, dan ingin melihatnya bahagia. Yakinkan juga, bahwa Anda siap menjadi sahabatnya, untuk berbagi dalam suka dan duka. Anda pun siap menjadi pendengar yang untuk setiap keluh kesahnya.
Jelaskan juga pada suami, bahwa berbagi keresahan dengan pasangan bukanlah suatu hal yang membebani. Akan tetapi, seorang istri justru akan merasa lebih dihargai, bila suaminya mau berbagi tentang masalah yang dihadapinya. Keuntungan bila suami mau berbagi di antaranya:                                               suami akan berkurang bebannya, istri merasa lebih dihargai, dan mungkin juga istri bisa menyarankan solusi atau nasihat yang baik untuk menyikapi masalah tersebut.

RASULULLAH shallallahu ‘alaihi wa sallam PUN BERBAGI

Wahai para suami, apa yang menghalangimu untuk berbagi dengan
istrimu?  Ingatlah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, contoh
terbaik untuk umat ini. Beliau pun suka berbagi dengan istrinya, bila
menghadapi masalah.
Dahulu ketika mendapatkan wahyu pertama kali, beliau merasa sangat
resah dan gundah, dan beliau pun menceritakan masalahnya pada istri
tercinta (Khadijah radhiyallahu 'anha). Akhirnya sang istri pun berhasil
menghibur dan menenangkannya.
Demikian pula ketika para sahabatnya kecewa dengan keputusannya
dalam perjanjian Hudaibiyah, ia pun berbagi dengan istrinya, yang
akhirnya menyarankan agar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam  keluar
sambil menyembelih kurban dan mencukur rambutnya, hingga para
sahabat pun mengikutinya.
Jika demikian, yakinlah hai para suami, memang tak ada salahnya jika
engkau mau berbagi dengan belahan jiwamu.... 

************
majalah-nikah.com

Allahu a'lam

Narkoba, Petaka yang Diminati

Yang benar saja, masak petaka diminati? Tak percaya? Ribuan,bahkan                                          jutaan orang meminati petaka ini, meski tahu bisa berakhir dengan                                          maut. Yang menyedihkan lagi, petaka ini pun diminati tak hanya oleh                                       orang berumur, tapi juga oleh siswa SD…

Tak cuma kalangan berduit tapi juga masyarakat bawah. Ya, narkoba
dan obat terlarang sejenisnya, kian hari makin banyak penikmatnya
meski mereka tahu risikonya dan harus mengeluarkan biaya yang tak
murah untuk memperolehnya. Bahkan bila tak ada uang di tangan,
pecandu akan melakukan tindak kriminalitas.
Efek yang ditimbulkan dari pemakaian narkoba pun sungguh mengerikan.
Menurut kesaksian seorang teman yang mantan pecandu –alhamdulillah
kini sudah sembuh total- jika tak mengonsumsi putaw ia merasakan nyeri
dan ngilu di sekujur tubuh. Tak kuat berjalan karena lemas dan kaki
sakit. Semakin lama kian parah dan ngilu. Kepala terasa berat, gelisah
dan muntah-muntah. Kalau sudah memakai lagi, semua rasa sakit itu
hilang. Hal inilah yang membuat orang sulit lepas dari narkoba.
Ada juga hal lain yang tak kalah mengerikan. Pemakaian obat-obat
terlarang ini bisa merusak syaraf secara permanen hingga seperti orang
gila, bahkan timbul halusinasi sehingga timbul dorongan rasa ingin
bunuh diri. Para pecandu pun biasanya sulit dinasihati.
Pernah terpikirkah dampak sosial ekonomi karena narkoba? Ternyata
sungguh mengerikan. Data dari Gerakan Rakyat Anti Narkoba (GRANAT),
mengungkapkan jumlah penderita ketergantungan narkoba di Indonesia
mencapai 4 juta orang dan saat ini jumlah tersebut jauh lebih tinggi.
Dimisalkan jika setiap hari seorang pecandu menghabiskan Rp 200 ribu,
itu berarti Rp 800 milyar tiap hari dibelanjakan untuk benda- benda
laknat itu. Atau kurang lebih Rp 300 triliun per tahun!! Dan lihat pula
rumah tahanan pun kini sesak dengan penjahat narkoba. Mengingat
dampaknya yang luar biasa luas (multi effect), sangatlah perlu kita
ahu tentang macam narkoba dan efek-efek bahayanya hingga kita tak
perlu jadi penikmatnya.
JENIS- JENIS NARKOBA

1. PSIKOTROPIKA
Zat atau obat yang menurunkan aktivitas otak atau merangsang syaraf
pusat dan menimbulkan kelainan perilaku, disertai dengan timbulnya
halusinasi (mengkhayal), ilusi, gangguan cara berpikir, perubahan alam
perasaan dan dapat menyebabkan ketergantungan serta mempunyai
efek stimulasi (merangsang) bagi para pemakainya. Jenis-jenis yang
termasuk psikotropika:
  • Ecstasy
Ekstasy adalah salah satu obat bius yang dibuat secara ilegal di sebuah
laboratorium dalam bentuk tablet atau kapsul. Ekstasy dapat membuat
tubuh si pemakai memiliki energi lebih dan juga bisa mengalami
dehidrasi yang tinggi. Beberapa orang yang mengonsumsi ekstasy
ditemukan meninggal karena terlalu banyak minum air dikarenakan rasa
haus yang amat sangat. Ekstasy akan mendorong tubuh untuk
melakukan aktivitas yang melampaui batas maksimum dari kekuatan
tubuh itu sendiri. Efek yang ditimbulkan oleh pengguna ekstasy adalah
diare, rasa haus yang berlebihan, hiperaktif, sakit kepala dan pusing,
menggigil yang tidak terkontrol, detak jantung yang cepat dan sering,
mual disertai muntah- muntah atau hilangnya nafsu makan, gelisah
atau tidak bisa diam, pucat dan keringat, dehidrasi, mood berubah.
Akibat jangka panjangnya adalah kecanduan, syaraf otak terganggu,
gangguan lever, tulang dan gigi keropos. Zat kimia berbahaya sering
dicampur dalam ekstasy sehingga beberapa pemakaianya bisa
meninggal dunia.

  • Sabu- sabu (Methamphetamine)
Berbentuk kristal seperti gula atau penyedap masakan. Jenisnya yaitu
River, Coconut dan Cristal, tidak mempunyai warna
ataupun bau, maka ia disebut juga ICE. Mempunyai
pengaruh yang kuat terhadap syaraf hingga pemakai
akan selalu tergantung dalam waktu lama bahkan
bisa mengalami sakit jantung dan kematian.
Dikonsumsi dengan membakarnya di atas aluminium
foil hingga mengalir dari satu ujung ke ujung
lain. Asap yang ditimbulkan dihirup dengan Bong
(pipa yang didalamnya berisi air). Efek yang
ditimbulkan menjadi bersemangat, gelisah, tak
bisa tidur, tak bisa makan, paranoid, lever
terganggu, bisa berakhir dengan kegilaan.

2. NARKOTIKA
Obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis
atau semi yang dapat menimbulkan pengaruh tertentu bagi pemakai
dengan memasukkan ke dalam tubuh. Pengaruh tersebut berupa
pembiusan, hilangnya rasa sakit, rangsangan semangat, halusinasi
dan ketergantungan.

  • Opioid (Opiad)
Berasal dari jus dari bunga opium, termasuk
morfin. Nama opioid jugadigunakan untuk opiad,
preparat atau darivat dari opium dan narkotik
sintetik tetapi tidak didapatkan dari opium.
Opiad yang disintetis dari opiad alami adalah
heroin. Bahan opioda yang sering disalah
gunakan adalah:

Candu yaitu getah tanaman Papafer somniferum, didapat dengan
menyadap buah yang hendak masak hingga keluar getah yang dinamai
Lates. Lates ini disebut juga candu kasar yang mengandung zat aktif
yang sering disalahgunakan.
Morfin adalah olahan dari candu mentah. Rasanya pahit, berbentuk
tepung halus, warna putih atau cairan berwarna, dipakai dengan
dihisap atau disuntikkan.
  • Kokain atau sabu-sabu
Zat adiktif yang sering disalahgunakan dan merupakan zat yang sangat
berbahaya. Diperoleh dari tanaman belukar Erythoxylon coca dari Amerika
selatan. Saat ini kokain digunakan sebagai anestetik lokal khususnya
untuk pembedahan mata, hidung dan tenggorokan, karena efek vasokon
striksifnya sangat membantu. Kokain diklasifikasikan sebagai narkotik
bersama dengan morfin dan heroin karena efek adiktif dan merugikan
telah dikenali.
  • Cannabis atau ganja
Mengandung kanabioid psikoaktif. Tanaman ganja biasanya dipotong
lalu dikeringkan dan digulung menjadi rokok, akan mengikat pikiran dan
menjadi ketagihan, dapat mempengaruhi suasana hati dan cara orang
melihat dan mendengar hal-hal di sekitarnya. Pemakai pikirannya
akan lambat dan tampak bodoh dan membosankan, mempengaruhi
konsentrasi dan ingatan, meningkatkan denyut nadi, keseimbangan
dan koordinasi tubuh yang buruk, takut dan panik, depresi, bingung,
dan halusinasi. Ganja dikenal juga dengan sebutan Marijuana Grass,
pot, weed, tea dan marijane.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENYALAHGUNAAN NARKOBA
Penyalahgunaan narkoba umumnya dikarenakan zat tersebut menjanjikan
sesuatu yang dapat memberikan rasa nikmat, nyaman, kesenangan dan
ketenangan walaupun hal itu sebenarnya hanya dirasakan secara semu.
Penyalahgunaan narkoba akibat dari beberapa faktor yaitu:

Lingkungan Sosial
Di masa remaja seseorang lazimnya punya rasa ingin tahu dan ingin
mencoba. Di samping itu adanya kesempatan misalnya karena orangtua
sibuk, kurang kasih sayang orangtua atau broken home ditambah pula
sarana dan prasarana yang diberikan orangtua secara berlebihan,
misalnya uang yang berlebih sehingga memicu penyalahgunaan uang
untuk membeli obat terlarang.

Kepribadian
Rasa rendah diri kadang diatasi seseorang dengan cara
penyalahgunaan narkotik. Di samping itu, emosional dan mental remaja
biasanya ingin bebas dan lepas dari segala aturan, dan sebagai tempat
pelariannya adalah menggunakan narkoba. Karena lemahnya mental
pula akan membuat orang mudah dipengaruhi hal-hal negatif.
AKIBAT PENYALAHGUNAAN NARKOBA
Akibat poenyalahgunaan narkoba adalah merusak susunan syaraf pusat
dan organ-organ tubuh, merosotnya moral yang diikuti penyimpangan
sosial dalam masyarakat. Dalam memenuhi narkotik segala cara bisa
dihalalkan dari menjual barang- barang hingga tindak pidana kriminalitas.
Akhirnya mengingat dampak yang ditimbulkan obat laknat ini, maka
sangatlah penting. untuk membekali agama bagi anak-anak kita, juga
menciptakan lingkungan yang baik serta memberi kasih sayang
yang cukup.
Selain itu langkah tegas hendaklah diambil untuk menghukum pengedar
atau pemakainya. Sebagaimana dilakukan Malaysia dan Singapura yang
memberikan sanksi berat dan hukuman mati sebagai shock terapy.
Meski hal itu tak menjamin negeri ini bebas sepenuhnya dari narkoba.
Tapi setidaknya sanksi berat dan hukuman mati pada pengedar dan
pelaku bisa memberi harapan dan masa depan indah pada generasi muda
agar tak perlu jadi korban narkoba. Dan cukuplah firman Allah  dalam
Surat An-Nisaa' ayat 39 menjadi penegas untuk tak menjatuhkan diri
dalam jurang kehancuran. SAY NO TO DRUGS !!!

Menikahi Seseorang Yang Pernah Berzina

Pertanyaan:

Assalamu ‘alaikum wr. wb.
Continue reading

6 Petunjuk Mengelola e-Mail Secara Profesional

email2Ingin jadi profesional dalam mengelola email, khususnya untuk urusan bisnis dan pekerjan? Berikut tip dan triknya seperti dikutip detikINET dari WikiHow, Sabtu (22/3/2008):

1. Ikutilah tata krama dalam mengirim email, khususnya jika email itu penting. Buatlah pesan secara singkat, terfokus dan jelas. Hargai penerima email Anda dengan ucapan sapaan hormat semacam ‘terima kasih’ dan sebagainya. Buatlah pula subyek email dengan jelas.

Continue reading

Siapa Jodoh Saya?

Pertanyaan :

Assalamu’alaikum wr. wb.

Ustadz, Ana sudah sering baca buku bertema keluarga yang termasuk di dalamnya pernikahan, tetapi ketika dihadapi ternyata cukup rumit juga. Yang ana tanyakan, bagaimana kita bisa tau siapa jodoh kita? maksud dari sekufu dalam beragama? bagaimana cara mengetahuinya serta pertanyaan apa saja yang harus diajukan? bagaimana kita bisa tau jawaban dari istikhoroh? Ada yang bilang, jika ijab qobul sudah berkumandang maka kita baru tau itulah jodoh kita, apakah harus seperti itu, bukankah itu hal yang sangat riskan? mohon bimbingannya Ustadz. Jazakumullah khoiron.

Jawaban Ustadz :

Wassalamu’alaikum warohmatullohi wabarakatuh.
Bimbingan yang sempurna dalam hal ini adalah nasihat Rasul kita Muhammad, “Nikahilah olehmu wanita itu karena empat perkara; karena kecantikannya, karena kekayaannya, karena keturunannya, karena agamanya, pilihlah yang agamanya bagus, niscaya kamu akan beruntung.”
Kedua, melakukan sholat istikharah, tahunya jawaban istikharah adalah dari segi kemudahan dan tidak ada hambatan yang begitu sulit, sebagaimana yang disebutkan dalam hadits doa istikharah tersebut, yaitu kita mohon kemudahan pada Alloh, kemudian hati jadi mantap untuk memilih apa yang kita inginkan, kalau Alloh tidak menakdirkan maka hal itu berarti tidak diridhoi Alloh, dari sini kita tahu jawaban istikharah. Adapun cara-cara lain yang Anti tanyakan, Ana gak bisa jawab sebab hal itu tergantung kepada pribadi masing-masing orang, apa yang mau ia tanyakan. Boleh jadi ia akan bertanya tentang jenjang pendidikan, penyakit yang pernah diderita, jumlah saudara, profesi, pengalaman, pengajian yang selalu dihadirinya, dll.

***
muslim.or.id

Penanya: Winna
Dijawab Oleh: Ustadz Ali Musri

Orang Bodoh VS Orang Pintar

Orang bodoh sulit dapat pekerjaan, akhirnya dia berbisnis.
Agar bisnisnya berhasil, tentu dia harus rekrut orang Pintar.
Walhasil Bosnya orang pintar adalah orang bodoh.

Orang bodoh sering melakukan kesalahan,
maka dia rekrut orang pintar yang
tidak pernah salah untuk memperbaiki yang salah.
Walhasil orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk keperluan orang bodoh.

Continue reading