Seperti Apa Sih Surga Itu?

Surga adalah tempat yang diperuntukkan bagi orang-orang yang bertaqwa, tempat orang-orang yang dikaruniai nikmat Allah Azza wa Jalla dari kalangan para Nabi, shiddiqin, syuhada’ dan orang-orang shalih.

Surga adalah tempat yang di tamannya terdapat sungai-sungai yang mengalir di bawahnya. Istananya tersusun darri batu bata emas dan perak, tanahnya adalah minyak kesturi yang paling baik, kerikilnya adalh intan dan mutiara, debunya adalah za’faran, dan kemahnya berupa mutiara yang dijalin indah.

masa1Surga adalah tempat yang dipenuhi cahaya berkilauan, wewangian yang semerbak, sungai yang mengalir, buah-buahan, pepohonan yang hijau dan isteri-isteri yang jelita.

Di dalamnya terdapat hamba-hamba yang hidup senang yaitu orang-orang yang makan tetapi tidak beringus dan tidak buang air, yang ada hanyalah minyak kesturi yang mengalir. Di dalamnya terdapatt orang-orang yang hidup bahagia, mereka tertawa dan tidak menangis, tinggal menetap dan tidak berpindah, terdapat kenikamatan yang abadi, bahkan semuanya tersenyum. Di dalamnya akan diangkat hijab (tabir) sehingga orang-orang yang menag akan melihat wajah Allah ‘Azizil Wahhab.

Surga di dalamnya terdapat segala yang belum dilihat oleh mata, didengar oleh telinga, dan belum pernah terbesit dalam hati manusia (lihat Ahwaalul Qiyamah_hal. 123 dengan ringkas).

Itu semua dikabarkan oleh Nabi pembawa kebaikan, hidayah dan cahaya yaitu Muhammad bin Abdillah shollallahu ‘alaihi wasallam. Beliu mengabarkan melaui Rabbnya yang Mahaagung lagi Mahatinggi. Inilah kabar gembira yang paling membahagiakan dari manusia yang terbaik.

Dalam artikel ini saya tidak membawa ayat dan hadits yang berkenaan denga surga dan sifatnya, kalau saya menulisnya tentu akan menjadi panjang dan berlipat ganda serta mungkin membuat pengunjung (pembaca) menjadi enggan untuk membacanya karena banyaknya tulisan. Akan tetapi artikel ini saya tulis dengan ringkas sebagai peringatan untuk diri sendiri dan saudara saudari seagama.

Gambar di atas bukan berarti surga seperti gambar tersebut, akan tetapi penulis mencantumkan gambar agar pembaca tidak merasakan jenuh membaca artikel, karena keadaan surga tidak bisa digambarkan dengan kenyataan akan tetapi dijelaskan dengan nash al-Qur’an dan Hadits-hadits shahih.

Allahu a’lam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: